Keuangan

5 Daftar Indikator Forex Paling Akurat Gratis

Indikator forex adalah alat yang membantu trader untuk menguji dan menganalisis data pasar untuk membuat keputusan yang tepat. Indikator-indikator ini tidak bersifat prediktif, melainkan melihat data historis seperti data mata uang, volume, dan kinerja pasar, guna mengidentifikasi pola-pola yang berpotensi terulang kembali di masa mendatang.

Penting untuk dicatat bahwa indikator forex tidak menjamin keberhasilan dalam memprediksi perilaku pasar di masa depan, karena pasar terus berubah dan berkembang. Namun, indikator dapat menjadi bantuan yang sangat berguna bagi para trader yang ingin mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang pasar untuk membuat keputusan yang lebih tepat.

Indikator forex dapat digunakan dalam berbagai cara, mulai dari memeriksa tren pasar secara keseluruhan, hingga menunjukkan titik masuk dan keluar yang potensial. Dengan menggabungkan beberapa indikator yang berbeda, trader dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang pasar dan mencoba mengidentifikasi pola dan tren yang dapat mengarah pada potensi trading yang menguntungkan.

Indikator forex bukanlah pengganti pengalaman dan pengetahuan, melainkan alat untuk membantu pedagang mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang pasar dan membuat keputusan yang lebih tepat. Penting untuk diingat bahwa bahkan indikator yang paling andal pun tidak akan menjamin kesuksesan di pasar forex. Pada akhirnya, keberhasilan trading akan bergantung pada kemampuan trader untuk menginterpretasikan data secara akurat dan membuat keputusan tepat waktu.

Berikut 5 daftar indikator forex menurut Investopedia paling akurat yang gratis untuk tahun 2023

Indikator Forex Moving Average (MA)

Moving average adalah indikator yang keakuratannya sangat tinggi dalam trading forex. Indikator ini digunakan untuk mengukur harga rata-rata dari pair mata uang selama periode waktu tertentu. Sangat efektif digunakan dalam hal menganalisis tren, mengidentifikasi level support dan resistance, dan memberikan representasi visual tentang bagaimana kinerja dari pair mata uang.

Moving average dihitung dengan mengambil rata-rata dari harga penutupan dalam jumlah tertentu selama periode waktu tertentu. Misalnya, rata-rata bergerak 10 hari dihitung dengan mengambil rata-rata harga penutupan selama 10 hari terakhir. Moving average dapat digunakan untuk mengidentifikasi tren pair mata uang. Jika harga penutupan selama 10 hari terakhir naik, maka moving average juga akan naik. Ini menunjukkan bahwa trennya sedang bullish, yang berarti nilai dari pair mata uang ini kemungkinan akan meningkat.

indikator moving average

Dapat dilihat dari gambar diatas bahwa indikator moving average menunjukkan tren bearish untuk pair mata uang USD/JPY pada chart Daily. Sehingga Anda bisa menunggu saja momentum untuk masuk trading ketika tren nya reversal menjadi bullish.

Moving average juga digunakan untuk mengidentifikasi level support dan resistance utama. Jika moving average naik, maka level support akan menjadi moving average itu sendiri. Sebaliknya, jika moving average turun, maka level resistance akan menjadi moving average. Ini bisa menjadi cara yang berguna untuk mengidentifikasi titik masuk dan keluar potensial dalam trading.

Terakhir, moving average adalah indikator visual yang bagus untuk menunjukkan performa dari pair mata uang. Jika pair mata uang berada dalam tren naik yang kuat, maka moving average akan naik secara konsisten. Jika pair mata uang berada dalam tren turun yang kuat, maka moving average akan secara konsisten turun. Hal Ini bisa menjadi sebuah cara yang tepat untuk mendapatkan gambaran secara cepat dan akurat dari keseluruhan tren suatu pair mata uang.

Indikator Forex Relative Strength Index (RSI)

Relative Strength Index (RSI) adalah indikator teknikal penting yang digunakan dalam analisis pasar finansial. RSI digunakan untuk mengukur kekuatan dan kelemahan relatif  pada market berdasarkan harga penutupan periode perdagangan yang terakhir. RSI digunakan untuk mengukur momentum pasar untuk mengidentifikasi kondisi yang overbought atau oversold.

RSI dihitung dengan mengambil rasio rataan jumlah periode tertentu dari penutupan harga naik dan harga turun. Periode yang paling umum digunakan adalah 14, yang berarti bahwa RSI dihitung berdasarkan 14 periode perdagangan terakhir. Nilai yang dihasilkan kemudian diplot pada grafik yang memiliki kisaran 0 hingga 100. RSI dianggap overbought ketika berada di atas 70 dan oversold ketika berada di bawah 30.

RSI ERUUSD

Terlihat pada gambar diatas dengan market pair EUR/USD bahwa indikator RSI menunjukkan data yang mendekati posisi overbought, RSI dapat digunakan untuk mengidentifikasi titik masuk dan keluar potensial. Jika RSI di atas 70, ini menunjukkan bahwa pasar overbought dan bisa menjadi sinyal untuk menjual. Sebaliknya, jika RSI di bawah 30, ini menunjukkan bahwa pasar oversold dan bisa menjadi sinyal untuk membeli. Penting untuk dicatat bahwa RSI tidak boleh digunakan secara terpisah dan harus digunakan bersama dengan indikator lain dan analisis fundamental.

Indikator Forex Bollinger Bands

Bollinger Bands adalah salah satu indikator paling populer yang digunakan oleh trader teknikal di pasar forex. Dikembangkan oleh John Bollinger pada tahun 1980-an, indikator Bollinger Bands digunakan untuk mengukur volatilitas pasar, mengidentifikasi potensi penembusan harga, dan memberikan wawasan kepada trader mengenai potensi pergerakan pasar.

Indikator Bollinger Bands terdiri dari tiga garis: garis tengah (biasanya rata-rata bergerak dari harga aset yang mendasari) dan dua garis luar yang membentuk apa yang disebut ‘band’. Garis atas umumnya dua deviasi standar di atas garis tengah, sedangkan garis bawah dua deviasi standar di bawahnya. Ketika harga aset yang mendasari bergerak mendekati band atas, itu dianggap overbought, sedangkan jika bergerak mendekati band bawah, itu dianggap oversold.

Baca Juga  Mengenal Istilah dalam Forex Sebelum Memulai

Bollinger bands XAUUSD

Terlihat pada gambar diatas bahwa indikator Bollinger Bands menunjukkan volatil market XAU/USD overbought atau sedang Bullish Tren dan memungkinkan terjadinya breakout dalam waktu dekat. Selain itu, indikator Bollinger Bands juga dapat digunakan untuk mengidentifikasi potensi breakout. Jika harga aset yang mendasari break melalui garis atas atau bawah, ini merupakan indikasi bahwa market menjadi lebih volatil dan breakout mungkin akan segera terjadi.

Secara keseluruhan, indikator Bollinger Bands dapat menjadi alat yang berguna untuk trader jangka pendek dan jangka panjang. Indikator ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi potensi breakout harga, mengukur volatilitas pasar, dan menentukan kapan pasar overbought atau oversold. Dengan menggunakan indikator Bollinger Bands, trader dapat memperoleh wawasan tentang arah potensial pasar, dan membuat keputusan yang tepat tentang kapan harus masuk dan keluar dari trading.

Indikator Forex Fibonacci Retracement

Fibonacci retracement adalah indikator teknikal yang sangat andal dan populer yang digunakan di pasar forex. Indikator ini didasarkan pada deret angka Fibonacci, yaitu deret angka di mana setiap angka adalah jumlah dari dua angka sebelumnya. Deret angka ini ditemukan oleh matematikawan Italia Leonardo Fibonacci pada abad ke-13 dan diyakini dapat diterapkan pada fenomena alam.

Di pasar forex, Fibonacci retracement digunakan untuk mengidentifikasi level support dan resistance. Ini adalah level-level di mana harga dari pair mata uang berpeluang untuk berbalik atau menghentikan trennya. Level-level ini ditentukan dengan mengambil dua titik ekstrem pada grafik dan membagi jarak vertikal di antara keduanya dengan rasio Fibonacci 23,6%, 38,2%, 50%, 61,8%, dan 100%.

Misalnya, jika pasangan mata uang sedang tren menguat, Fibonacci retracement dapat diterapkan pada titik tinggi dan rendah yang terbaru. Jika harga retrace ke level Fibonacci 23,6% dan kemudian memantul lebih tinggi, ini bisa menjadi pertanda bahwa tren kemungkinan akan berlanjut. Atau, jika harga retrace ke level Fibonacci 61,8% dan kemudian berbalik lebih rendah, ini bisa menjadi tanda bahwa tren kemungkinan akan berbalik.

Fibonacci Retracement

Pada gambar di atas Indikator Fibonacci Retracement pada pair GBP/USD menunjukkan bahwa harga akan naik ke level resistance di angka 1.28207 dalam beberapa hari kedepan. Bila digunakan dengan benar, Fibonacci retracement bisa menjadi alat yang sangat berguna bagi trader forex, karena membantu mengidentifikasi titik balik potensial di pasar. Namun, penting untuk diingat bahwa Fibonacci retracement hanyalah alat bantu dan tidak boleh digunakan sebagai satu-satunya dasar untuk membuat keputusan trading. Seperti halnya indikator teknikal lainnya, Fibonacci Retracement harus digunakan bersama dengan teknik analisis lain dan analisis fundamental untuk membuat keputusan trading yang lebih tepat.

Indikator Forex Stochastic Oscillator

Stochastic Oscillator adalah indikator momentum yang digunakan dalam analisis teknikal untuk menentukan sejauh mana keadaan market overbought atau oversold. Indikator ini digunakan untuk membandingkan harga penutupan sekuritas dengan kisaran harga selama periode waktu tertentu dan merupakan alat yang populer di kalangan trader. Sensitivitas osilator terhadap pergerakan pasar dapat dikurangi dengan menyesuaikan periode waktu atau dengan mengambil rata-rata pergerakan hasil.

Stochastic Oscillator dihitung dengan mengurangi harga terendah terendah dari harga penutupan saat ini, dan membaginya dengan harga tertinggi dikurangi harga terendah. Ini menghasilkan garis %K. Garis %K kemudian diperhalus dengan sebuah pergerakan selama tiga periode, yang menghasilkan garis %D. Garis %K umumnya diplot pada grafik utama dan garis %D adalah garis sinyal yang diplot di atas garis %K.

Stochastic Oscillator digunakan untuk mengidentifikasi kondisi overbought dan oversold di pasar. Ketika garis %K naik di atas 80, sekuritas dianggap overbought dan ketika garis %K turun di bawah 20, maka sekuritas dianggap oversold. Trader kemudian akan menggunakan indikator lain untuk mengonfirmasi sinyal sebelum mengambil posisi.

Stochastic Oscillator

Dari gambar diatas untuk pair USD/CAD menggunakan Indikator Stochastic Oscillator mengindikasikan bahwa posisinya sedang Oversold dan memungkinkan terjadinya breakout untuk beberapa hari kedepan.

Kesimpulan

Kelima indikator forex gratis dan akurat ini pada dasarnya hanyalah sebuah alat untuk membantu para trader forex dalam menganalisa sehingga bisa mengambil keputusan yang tepat, beberapa trader bahkan ada yang mengkombinasikan lebih dari satu indikator forex, tujuannya agar data market yang dihasilkan semakin akurat dan meminimalisir terjadinya kerugian ketika melakukan trading. Alangkah baiknya sebelum Anda menguji keakuratan indikator forex diatas dengan deposit uang terlebih dahulu di broker forex tidak ada salahnya ada mengujinya di beberapa broker forex yang memfasilitasi trading forex tanpa modal. Semua indikator ini cukup populer di kalangan trader dan dapat di download secara gratis dari beberapa platform trading seperti metatrader4 (MT4) atau metatrader5 (MT5). Namun perlu diingat bahwa indikator saja tidak cukup untuk membuat keputusan trading yang baik, perlu diintegrasikan dengan analisis fundamental dan sentimen pasar.

Artikel Terkait

Back to top button